Muara Teweh (ANTARA) – Peserta Program Agunan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan tengah, makin rasakan faedah pengembangan digital yang didatangkan oleh BPJS Kesehatan lewat feature barisan online di Program Mobile JKN.
“Saya benar-benar tertolong karena ada barisan online yang mempermudahnya dalam memperoleh servis kesehatan tanpa menanti lama di loket registrasi,” kata seorang peserta JKN Endang Suganda (57) di Muara Teweh, Senin
Ia manfaatkan feature itu waktu terhubung service kesehatan di Poli Jantung RSUD Muara Teweh.
Jika dahulu, ucapnya, sebelumnya ada barisan online ini, harus mendaftar di loket registrasi dahulu.
“Saat ini barisan bisa diambil lewat smartphone melalui Program Mobile JKN, rasanya menjadi lebih gampang,” kata Suganda dijumpai di RSUD Muara Teweh ditemani istrinya.
Dengan barisan yang telah diambil dengan online, Endang langsung ke arah RSUD Muara Teweh tanpa lakukan proses administrasi kembali. Dia cuma menanti gantian pemeriksaan di poli jantung dengan memperlihatkan barisan online kepunyaannya.
“Setelah tiba di RS, saya segera ke poli jantung, tinggal menanti diundang untuk dicheck. Tidak butuh kembali foto copy arsip atau masalah administrasi yang lain. Lebih mudah dan cepat,” imbuhnya sekalian memperlihatkan nomor barisan online yang dia dapatkan, yakni nomor satu.
Endang sampaikan apresiasinya pada pihak RSUD Muara Teweh dan BPJS Kesehatan atas kenaikan kualitas service yang diberi lewat kerjasama dan pendayagunaan tehnologi.
“Saya berterima kasih ke RSUD Muara Teweh atas servis yang diberi, telah sesuai keinginan. Pengembangan dari BPJS Kesehatan seperti barisan online ini benar-benar memberi kenyamanan untuk kami sebagai peserta JKN,” bebernya.
Sebagai peserta JKN yang jalani Program Berbaikan Kembali (PRB), Endang rasakan benar faedah dari Program JKN, khususnya dalam penyembuhan penyakit jantung yang mewajibkannya lakukan pemeriksaan teratur dan konsumsi obat tiap hari.
“Selainnya di sarana kesehatan tingkat pertama, pemeriksaan periodik dilaksanakan di dalam rumah sakit sekarang ini, tanpa keluarkan dana sama sekalipun. Termasuk beberapa obat yang saya konsumsi semua ditanggung penuh dari Program JKN,” tutur Endang.
Dengan terus dikembangkannya pengembangan service digital seperti barisan online, BPJS Kesehatan berusaha memberi keringanan akses dan kenyamanan untuk semua peserta JKN di Indonesia.